Fungsi dan penggunaan softstart untuk alat listrik


 
  Pernahkah anda menyalakan peralatan listrik, contohnya power amplifier dengan trafo power supply yang memiliki  ampere besar dan mengakibatkan mcb meteran njeglek / trip.? Khususnya jika menggunakan arus listrik rumahan dari PLN.

  Hal ini dikarenakan tarikan awal dari trafo dengan ampere besar sangat membutuhkan energi yang juga sangat besar. Hal ini juga berlaku pada alat listrik lainnya yang membutuhkan tarikan awal yang sangat besar semisal pompa air, setrika, kulkas, gerinda dan masih banyak lagi.

   Sebagai contoh, ketika menyalakan sebuah power amplifier yang memggunakan trafo 10 ampere keatas pada arus listrik PLN dengan daya 450va / 2 ampere mcb, pasti otomatis mcb meteran akan jeglek / trip karena tidak mampu menahan tarikan awal yang dibutuhkan oleh trafo tersebut, maka dari itu penggunaan kit softstart ini sangatlah penting / dibutuhkan. Bahkan saya sendiri mencoba menggunakan trafo 15 ampere & 20 ampere mcb meteran 450va tetap aman tidak trip.

   Kit softstart ini bekerja dengan memanfaatkan system sifat logam tertentu yang dapat mengalami perubahan tahanan dalam ketika arus yang besar melewatinya, dan membuat suhu logam tersebut menjadi panas sehingga arus dibatasi / tidak dapat melalui logam tersebut.
Namun ketika tarikan listrik kembali normal,  suhu starting pun akan kembali normal / dingin, dan arus listrik pun akan kembali mengalir menuju peralatan listrik.

   Beberapa keuntungan yang didapatkan dari penggunaan kit auto softstart diantaranya:

  1. MCB meteran tidak mudah jeglek / trip.
  2. Menghemat penggunaan energi listrik karena tarikan awal yang seharusnya tinggi diredam oleh kit softstart.
  3. Alat listrik lebih awet karena pada awal dinyalakan tidak mendapatkan arus yang terlalu besar.

Posting Komentar

0 Komentar